Jumat, 13 Januari 2012

Ikhlas Untuk Berbenah

Demi tanggungjawab pada keluarga, kita rela melakukan apa saja.benarkah? Ya! Apalagi bila sudah menyakut keluarga! Apapun dijalani, baik itu bersifat positif ataupun negatif. Rasa cinta pada keluarga itulah motivasi kita dalam bekerja. Apapun jenis pekerjaan yang kita sandang, tak terkecuali BMI.

Ia relakan waktu berkumpul dengan keluarga, ia relakan waktu tersita untuk mengurus anak orang lain dan ia relakan perhatian untuk fokus kerja dimajikan. Adakah imbalan yang pantas untuknya? Sayangnya, ia tak pernah minta imbalan apapun dari keluarga, kecuali hanya satu, pengertian! Seberat apapun deritanya, serumit apapun masalah yang mendera, sepayah apapun jiwa raganya, dia tetap diam! Dia tetap bertahan, hanya demi keluarga! Keinginannya membahagiakan keluarga, itulah semangatnya. Ia sadar tentang posisinya sebagai seorang BMI yang tiada lagi memiliki kuasa atas hidupnya, kecuali waktu liburnya. Masihkan akan tersia?Kawanku....

Mari kita renungkan! Bila memang motivasi terbesar kita adalah membahagiakan keluarga, sudahkan tindakan kita mengarah ke situ? Atau kita masih sibuk dengan opsi-opsi yang ternyata malah menjauhkan kita dari niat semula? Ach...! Ironisnya.

Kawan...

Waktu berlalu begitu cepatnya, tak terasa usia kita berkurang bukan bertambah. Dan...

kitapun tak tahu ada apa didepan sana. Sudah saatnya kita merenung sejenak, bertanya pada diri apa sebenarnya yang kita cari. Keluarga kita tengah menanti. Mungkin ada di antara kita yang sudah tidak lagi peduli dan sakit hati karena ternyata mereka justru memanfaatkan kita. Ikhlaskanlah..

Ikhlas bukan untuk membenci. Ikhlas bukan untuk berhenti berusaha. Ikhlas hanya untuk memaafkan, memperbaiki semuanya dan memanagemen ulang. Pasti ada yang salah! Entah dari kitanya ataupun pihak keluarga.

Kawan....

Masih ada waktu untuk berbenah. Apapun keadaan kita saat ini, tetaplah semangat mewujudkan cita mulia membahagiakan keluarga pada jalur yang benar. Bukan memanjakan mereka dengan uang, barang-barang mewah yang menggiurkan.




*Tsuen Wan ; 14 Januari 2012*



Tidak ada komentar:

Posting Komentar