Hong
Kong Bukan Segalanya, Kehidupan Sesungguhnya
Adalah di Tanah Air
Berawal dari cita-cita
ingin mengadu nasib di negeri orang, dengan tujuan untuk membahagiakan orang
tua, Darwinah nekad berangkat ke luar
negeri ( Hong Kong) untuk menjadi
pembantu rumah tangga. Walau pun sebenarnya di Indonesia, saat itu ia sudah
bekerja sebagai pengajar di salah satu Balai
Latihan Kerja Luar Negeri Jakarta (BLKLN Antar Bangsa Citra Dharmaindo), tetapi keinginan untuk merubah nasib di negeri
orang sangatlah kuat, sehingga iapun
nekad mendaftarkan diri ke PJTKI yang
kebetulan satu payung dengan tempatnya mengajar,
yaitu PT.ABCD yang berkantor di daerah
Pluit Jakarta.
Tiga bulan di PT,
akhirnya Darwinah berangkat juga
ke luar negeri (Hong Kong), yaitu pada 2004 sebagai pembantu yang bertugas
menjaga anak usia 2 tahun dan 10 tahun
di daerah Tsuen Wan.
Lalu, 2008 ia
memutuskan pulang ke Tanah Air. Yang pertama , karena terpicu melihat banyaknya BMI yang sampai sekarang tidak berani pulang
dan ingin melaksanakan sunnah Rasul : menikah!
Yang kedua, adalah memulai usaha dan membuktikan ke
teman-teman, bahwa ia bisa hidup di Indonesia dengan modal dan kemampuan yang
sudah didapatkan dari banyaknya belajar ketika bekerja sebagai BMI. Baik di
Dompet Dhuafa maupun beberapa organisasi
lainnya ketika di Hong Kong. Ia berpikir,
Hong
Kong bukanlah segalanya dan kehidupan yang sebenarnya ialah di Tanah Air.
Selain di DDHK, Darwinah menimba
ilmu di Halaqoh, Ulil Albab, Iwamic, dan PEACE .Tiap kegiatan ia pun ikut andil
didalamnya. Sudah ribuan bahkan jutaan kenangan indah yang tercipta bareng teman-teman disana. Tetapi Hong Kong
tetap bukanlah syurga baginya dan Hong Kong bukanlah cita-cita terakhirnya.
Karena niat awal pergi merantau adalah ingin membahagiakan orang tua dan mencari
modal untuk masa depan. Ia merasa cukup banyak mendapat ilmu, baik saat mengajar atau juga
saat belajar kepada ulama, kyai dan guru di Hong Kong.
Sepulang ke
Tanah Air, awalnya Darwinah bekerja selama 1 tahun sebagai pengajar dan
tinggal di Jakarta, kemudian berhenti
karena sudah punya anak dan ingin mencoba memulai usaha mandiri. Setelah itu,
ia pindah ke Indramayu (kampung halaman) merintis pondok ngaji gratis untuk yatim dan
dhuafa kecil-kecilan. Sekarang sudah ada 100 lebih santri yang belajar
di sana. Ia memberi nama pondok ngaji itu dengan Rumah Tahfidz Quran Hizbullah. Selain itu, ia berwirausaha dan menjadi distributor aneka makanan ringan, juga sebagai
pengajar non formal
di STIKES Indramayu. Juga
beberapa kegiatan lainnya.
Sebelum mendirikan rumah tahfidz, Darwinah tinggal dirumah kotrakan. Saat itu, ia agak sedikit kaget, melihat lingkungan di tempat tersebut
membuatnya sedih. Karena setiap hari melihat anak-anak kecil di sekitar kontrakan,
kerjanya cuma main playstation, main
bilyar, bahkan ada yang main judi dan
terkadang mereka pulang malam. Dan yang
membuatnya miris, adalah orang tua anak-anak
itu tidak mencarinya. Ketika ia
menanyakan perihal itu, mereka menjawab,
“Udah capek bu, tiap hari diomelin juga
gak mempan”.
Awalnya ia
tidak menghiraukan hal tersebut terus terjadi, tapi lama- kelamaan ia mulai
cari cara agar mereka mau sadar dan kembali ke fitrah anak-anak pada umumnya, yaitu belajar, mengaji dan sekolah. Akhirnya ia
minta ijin kepada sang suami untuk
menjadikan rumah kontrakan sebagai sarana belajar ngaji anak-anak sekitar.
Langkah pertama yang dilakukannya untuk mengajak mereka mengaji , ia membuat
surat undangan ke beberapa remaja sekitar, yang kebetulan kampung tersebut merupakan
kampung kelahirannya, jadi ia sudah banyak tahu tentang masyarakatnya. Semakin hari banyak
anak yang ikut, hingga rumah kontrakan yang ditempatinya tak muat.
Pada saat itu ada tuan tanah yang berkeinginan untuk
menyedekahkan tanahnya buat kepentingan santri dalam belajar mengajar . Sangking bahagianya, ia mulai mencari dana untuk membangun pondok
kecil ditanah sedekah dari warga kaya didesanya. Sayangnya, beberapa bulan
kemudian, tanah itu diminta kembali karena menyangka ia berbisnis.
Ia
sempat syok dan berpikir keras mencari solusi sambil terus bermunajat kepada
Allah swt. Dan keesokan
harinya, ia langsung diberi jawaban oleh Allah azza wajallah lewat tangan ustadz
Tarmidzi Assidiq yang saat itu sebagai direktur PPPA Daru Qur’an, yaitu bantuan
sebesar Rp.50 .000.000 tapi diberikannya
bertahap. Ia juga dapat bantuan dari
PPPA Darul Quran . I a dapat pinjaman
Rp.50.000.000 dari BMT Bringharjo
Yogyakarta yang kebetulan direkturnya sahabatnya sendiri, yaitu Ibu
Mursida Rambe dan dapat pinjaman dari PNPM mandiri sebesar Rp.20.000.000, serta uang saudaranya yang sengaja dititipkan
kepadanya sebesar Rp.50.000.000.
Dari uang tersebut dibangunlah pondok baru di tanahnya sendiri, yang pada
waktu itu masih dalam tahap kredit alias belum lunas. Setelah 30 hari bangunan pun
akhirnya bisa diselesaikan dengan baik .
Uang yang awalnya dipikir cukup ternyata kurang sangat banyak,
dan itu terlihat setelah bangunan jadi. Ia menyimpan hutang lagi di matrial sebesar Rp.55.000.000.
Ternyata ujian yang diterima ketika tanah sedekah
diminta lagi itu tidak ada apa-apanya ketimbang setelah ia bangun pondok plus
rumah yang sebagian besar hasil dari
hutang, justru setelah ia bisa bangun pondok di tanahnya sendiri, ujiannya makin berat.Tidak sedikit orang yang mengatakan kalau dirinya dapat bantuan ratusan juta dengan menjual anak-anak
yatim dan dhuafa, bahkan bukan hanya masyarakat sekitar yang tidak suka tapi
kakak kandung dan keluarga pun ada yang tidak suka dan sengaja membuat fitnah tentang ia dan
suaminya.
Untuk melunasi hutang-hutangnya, Darwinah memulai bisnis kecil-kecilan,
kemudian beralih ke pengolahan kripik ceker dan usus ayam. Sampai sekarang bisnis itu masih berjalan
dan semakin besar. Selain itu ia juga
menjalani bisnis Online, bahkan sekarang sudah ada 6 reseler yang bekerjasama
dengannya. Sang suami mengundurkan diri dari pekerjaanya sebagai perawat RSUD Sentot
Indramayu dan lebih memilih kerja di Klinik Swasta agar bisa lebih banyak membantunya
mengembangkan bisnis serta Pondok
Tahhfidz. Sewaktu suaminya mengundurkan diri dari pekerjaan di RSUD ,banyak
temen-temannya yang menyayangkan hal
itu, karena sudah 5 tahun lebih mengabdi ke pemerintah dan tinggal diangkat.
Yang menjadi pertimbangannya adalah, kalau suami terus-terusan kerja di pemerintah dengan
gaji honor, bagaimana bisa membayar hutang? Karena setiap bulan harus setor Rp.5.000.000
sedangkan gaji suaminya saat itu cuma
Rp.600.000 per bulan. Hanya cukup untuk bensin karena perjalanan
dari rumah ke kantor satu jam.
Rutinitas suami Darwinah setelah mengundurkan diri dari pekerjaannya, ialah dua
hari sekali keliling kampung untuk menaruh
kripik ke warung –warung, sedangkan ia bagian produksi. Mulai harga seribuan
sampai sepuluh ribuan, dan berawal dari plastik biasa sekarang memakai
aluminium foil. Saat ini mereka menjual produknya ke kantin-kantin dan
central oleh-oleh.
Disamping
mengelola Pondok Tahfidz Qur’an dan wirausaha, ia juga masih tetap seorang
aktivis da’wah di Dompet Dhuafa Republika
. Bedanya kalau dulu sebelum menikah dakwahnya di Hongkong, sekarang dakwah di
Indonesia.
Beberapa penghargaan yang diterimanya, yaitu TKI Purna Award diberikan
oleh Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heriawan 2012, apresiasi dari Dompet Dhuafa sebagai pejuang Devisa 2013, apresiasi dari BNP2TKI. Kesempatan
berbuat lebih banyak untuk kemaslahatan semakin luas setelah Dompet Dhuafa
mendirikan organisasi Keluarga Migran Indonesia (KAMI) lewat Migrant Instute Dompet
Dhuafa.
Kuliah, mengajar, aktivis, dakwah, mengurus suami dan
anak, mengelola pondok Tahfidz menjadi rutinitasnya, Ia juga dipercaya dinas-dinas terkait untuk menjadi inspiring untuk TKI Purna dan keluarganya.
Yang menjadi motivasinya melakukan ini semua, ia berharap bisa membantu orang lain dengan apa yang sudah dilakukan dan sudah diberikan, khususnya untuk TKI Purna,
baik itu pendampingan usaha ataupun penangan kasus.
Teman- teman bisa ambil pembelajaran dari apa yang
sudah Darwinah lakukan, dan bisa menjadi inspirasi, bahwasannya iapun bisa melakukannya dan perlu
teman-teman BMI ketahui, ia juga eks
buruh migran luar negeri. Dan satu lagi yang harus diketahui juga, kalau ia hanya lulusan SMP sewaktu menjadi
TKI. Setelah pulang ke Tanah Air, ia melanjutkan pendidikan ke SMA kemudian kuliah di perguruan tinggi.
“
Kalau saya bisa, saya yakin teman-teman
juga bisa. Yang membuat kita gak yakin ialah karena kita tidak pernah mau
mencoba,” katanya.
Pesan saya kepada seluruh BMI baik yang di Hong Kong maupun negara-negara lainnya, “Sahabat,
bahagia itu sederhana, yaitu bisa menjadi
ibu yang baik untuk anak-anak kita, bisa
menjadi istri yang baik untuk suami kita, serta menjadi anak yang baik untuk orang tua
kita. Dan semua itu bisa terwujud hanya dengan satu kalimat, pulanglah ke Tanah Air. Dimana kalian bisa mewujudkan impian-impian yang
sudah kalian susun selama ini, karena
apalah artinya sebuah impian dan cita-cita jika kita tidak berani untuk memulai,
bagaimana caranya mewujudkan cita-cita
tersebut”
Ingatlah
sewaktu awal berangkat ke negeri
orang, bukankah cita-cita kita itu cuma satu, yaitu ingin membahagiakan orang-orang
di sekeliling kita (membayar hutang, menyekolahkan
anak,mencari modal) dll. Dan pastinya, banyak di antara kita yang
berkata ke anak, suami dan keluarga, kalau setelah itu terpenuhi kita akan
pulang ke Tanah Air dan hidup bahagia
dengan keluarga. Tetapi kenyataannya, kontrak demi kontrak sudah terlewati dan
ternyata apa yang kita harapkan belumlah terwujud, karena sebenarnya
cita-cita itu bisa terwujud ketika kita berani untuk memutuskan pulang ke Tanah
Air.
Sudah berapa lama ? Berapa tahun dan berapa puluh
tahun kita tinggalkan semua kewajiban merawat orang tua, suami serta anak-anak kita?
Dan pernahkah kita menanyakan ke mereka,
apakah mereka sudah bahagia dengan apa yang sudah kita beri selama ini?
Yuk, kita wujudkan
impian kita dengan memutuskan pulang ke Indonesia dan hidup bahagia bareng
keluarga kita tercinta.
Dimuat Majalah Iqro, edisi 103





Kami Hadir Untuk Menjalin Tali Silatuh Rahmi,Guna Untuk Membantu Para Masyarakat Di Muka Bumi Ini ,Dengan Segala Permasalahan Yang Ada,Karena Di Dalam Masyarakat Yang Kita Tahu Saat Sekarang Ini,Masih Banyak Masyarakat Yang Hidup Dibawah Garis Kemiskinan,Untuk Itu,Izinkan Saya Mbah Karwo Untuk Memberikan Solusi Terbaik Untuk Anda Yang Sangat Membutuhkan.Ada Berbagai Cara Untuk Membantu Mengatasi Masalah Perekonomian,Dengan Jalan ;
BalasHapus1,Melalui Angka Togel Jitu ; Supranatural
2,Pesugihan Serba Bisa
3,Pesugihan Uang Balik/Bank ghaib
4,Ilmu Pengasihan
5,DLL
HANYA DENGAN BERMODALKAN KEPERCAYAAN DAN KEYAKINAN,INSYA ALLAH ITU SEMUANYA AKAN BERHASIL SESUAI DENGAN KEINGINAN ANDA...
Dunia yang akan mewujudkan impian anda dalam sekejab dan menuntaskan masalah keuangan anda dalam waktu yang singkat. Mungkin tidak pernah terpikir dalam hidup kita untuk menyentuh hal hal seperti ini. Ketika terpikirkan kekuasaan, uang dalam genggaman, semua bisa dikendalikan sesuai keinginan kita.Semua bisa diselesaikan secara logika.Tapi akankah logika selalu bisa menyelesaikan masalah kita.
Pesugihan Mbah Karwo
Mbah memiliki ilmu supranatural yang bisa menghasilkan angka angka putaran togel yang sangat mengagumkan, ini sudah di buktikan member bahkan yang sudah merasakan kemenangan(berhasil), baik di indonesia maupun di luar negeri.. ritual khusus di laksanakan di tempat tertentu,
hasil ritual bisa menghasilkan angka 2D,3D,4D,5D.6D. sesuai permintaan pasien.Mbah bisa menembus semua jenis putaran togel. baik itu SGP/HK/Malaysia/Sydnei, maupun putaran lainnya.
Mbah Akan Membantu Anda Dengan Angka Ghoib Yang Sangat Mengagumkan
"Kunci keberhasilan anda adalah harus optimis karena dengan optimis..
angka hasil ritual pasti berhasil !!
BERGABUNGLAH DAN RAIH KEMENANGAN ANDA..!
Tapi Ingat Kami Hanya Memberikan Angka Ritual Kami Hanya Kepada Anda Yang Benar-benar dengan sangat Membutuhkan Angka Ritual Kami .. Kunci Kami Anda Harus OPTIMIS Angka Bakal Tembus…Hanya dengan Sebuah Optimis Anda bisa Menang…!!!
Apakah anda Termasuk dalam Kategori Ini
1. Di Lilit Hutang
2. Selalu kalah Dalam Bermain Togel
3. Barang berharga Anda Sudah Habis Buat Judi Togel
4. Anda Sudah ke mana-mana tapi tidak menghasilkan Solusi yang tepat
Jangan Anda Putus Asa…Selama Mentari Masih Bersinar Masih Ada Harapan Untuk Hari Esok.Kami akan membantu anda semua dengan Angka Ritual Kami..Anda Cukup Mengganti Biaya Ritual Angka Nya Saja…
Apabila Anda Ingin Mendapatkan Nomor Jitu 2D 3D 4D 6D
Dari Mbah Karwo Selama Lima Kali Putaran,Silahkan
Bergabung dengan Uang Pendaftaran
Paket 2D Sebesar Rp. 300.000
Paket 3D Sebesar Rp. 500.000
Paket 4D Sebesar Rp. 700.000
Paket 6D Sebesar Rp. 1.500.000
dikirim Ke Rekening BRI.Atas Nama:No Rekening
PENDAFTARAN MEMBER
FORMAT PENDAFTARAN
KETIK: Nama Anda#Kota Anda#Kabupaten#Togel SGP/HKG#DLL
LALU kirim ke no HP : ( 0852-3162-7267 )
SILAHKAN HUBUNGI
EYANG GURU:0852-3162-7267