Kenaikan
Gaji, Tak Urungkan Niat Asmadi Pulang Ke Tanah Air
Asmadi, lahir
22 Pebruari 1970 lalu. Ia adalah TKI Purna Malaysia yang tinggal di Jatitengah Sukodono, Sragen -Jawa
Tengah. Merasa terlahir dari keluarga yang kurang mampu dari segi ekonomi,
membuatnya bingung harus melakukan apa setelah lulus SMA. Dari
kebingungan itulah, ia bertekad segera bekerja.
Keinginan Asmadi
bisa membantu biaya sekolah
adik-adiknya, membuat ia mencoba peruntungan pergi ke Depnaker. Disitulah ia menemukan pengumuman peluang kerja di Malaysia. Ia akhirnya
mendaftar dan lolos.
Kenapa Asmadi memilih menjadi TKI? Ia mengaku pada saat
itu tidak mempunyai modal uang yang
cukup, maka Malaysialah menjadi tumpuannya.
Keberangkatannya kala itu dibiayai oleh perusahaan yang akan menjadi tempatnya bekerja alias gratis !
Asmadi bekerja di perusahaan Ply Wood/kilang papan, yaitu di Manu Ply Wood SDN BHD. Ia sampai di lokasi pada tanggal 9 Desember 1991.
Istirahat 1 malam, besuknya langsung mengikuti training di tempat kerja. Mengawali karir dari
karyawan biasa lalu naik menjadi operator, kemudian menjadi foreman, sampai
pada akhirnya, ia menduduki posisi sebagai kepala bagian dari Departemen
Personalia. Ia tapaki karir tersebut
dari tahun ke tahun. Dari lulusan anak SMA yang belum tahu apa-apa, akhirnya
mampu memegang banyak tanggungjawab di tempatnya bekerja : Malaysia!
Asmadi diberi amanah untuk menjaga semua fasilitas untuk karyawan yang tinggal di perusahaan itu, termasuk
supermarketnya. Dari sinilah ia belajar banyak hal tentang bisnis. Ia diajari managernya, bagaimana orang China
itu bisa berhasil menjalankan bisnis di segala bidang.
Yang sangat mendasar dan tidak bisa Asmadi lupakan
dari ingatannya, adalah jika mau memulai
bisnis, ada dua masalah yang harus diketahui. Pertama mengetahui
kemauan masyarakat dan yang kedua mengetahui
kemampuan masyarakat. Dari dua
masalah tersebut, baru bisa mengambil keputusan,
mau usaha apa dan bisa mengukur harga
jualnya. Itulah dua ilmu yang ia terapkan
setelah pulang ke Tanah Air.
Meskipun saat itu Asmadi masih berada di Malaysia,
ia sudah memikirkan bagaimana nantinya di Indonesia. Tidak menunggu pulang dulu
baru berpikir mencari dan menyusun rencana.
2005 tepatnya, Asmadi mulai menyiapkan apa saja yang harus ia lakukan untuk persiapan
membuka usaha di Indonesia. Ia brosing
internet disetiap waktu longgarnya.
Selalu belajar dan belajar dengan internet tersebut untuk mencari peluang usaha.
Ia menemukan
dua peluang usaha, yaitu yang pertama penyulingan
minyak dari daun cengkeh, nilam, serai, kayu putih, dll.
Dan peluang usaha yang kedua, adalah produksi
kripik buah dari nangka, nanas, salak,
papaya.
Hasil penemuan Asmadi itu diskusikan
dengan teman, saudara dan orang-orang yang lebih berpengalaman darinya. Akhirnya
ia memilih usaha kripik buah. Saat itu, ia masih kurang sreg,
lalu ia survei kecil-kecilan melalui
media chating. Dengan media ini, bisa kenal teman diberbagai daerah yang ada di
Indonesia bahkan dunia. Ia chating dengan teman-teman yang berasal dari Aceh
hingga Irian Jaya. Dalam chatingnya, ia lontarkan dua pertanyaan, “ Di daerah
bapak/ibu, mbak/mas, sudah ada kripik buah apa belum? Kalau sudah ada, berapa
harganya?”
Jawaban dari dua pertanyaan itu adalah belum ada,
kalau pun ada harganya mahal. Dari
situlah Asmadi mengambil kesimpulan, kalau mendirikan usaha kripik buah,
peluangnya masih bagus.
Ia putuskan membuka usaha kripik buah di Indonesia,
tapi sebelum itu, ia curhat kepada keponakannya yang kuliah di IPB.
Keponakannya ini sangat mendukung keputusan Asmadi dan berjanji akan membuatkan mesinnya, karena di IPB juga
mempelajari hal itu.
2008, Asmadi mengajukan permohonan berhenti bekerja ke perusahaan, namun ditolak. Ia tak patah semangat terus berusaha
mengajukan permohonan. Asmadi dijanjikan
bahkan dinaikkan gajinya, tetapi itu tidak menyurutkan niatnya. Akhirnya, 8 Januari 2009, ia resmi berhenti dan langsung
pulang ke Tanah Air.
Tekad sudah bulat untuk mengubah kehidupannya yang
setiap hari bekerja untuk perusahaan, dan posisinya di Malaysia tidak bebas.
Tidak bisa berbuat sesuatu untuk masyarakat umum. Kalau pun bisa keluar itupun belum pasti, hanya seminggu sekali. Ia juga merasa, sudah lama menikmati zona nyaman bekerja enak, gaji cukup sehingga
tidak ingat waktu. 18 tahun sudah, ia mengabdi pada perusahaan tempatnya
bekerja. Waktu yang tidak bisa dikatakan
sebentar. Dua hal di atas adalah alasan Asmadi pulang. Selain
itu, ia terinspirasi oleh teman-temannya di kampung yang tidak bekerja di luar
negeri tapi bisa juga beli motor, mobil,dll.
Sesampainya di rumah, Asmadi berkoordinasi dengan adiknya untuk
mendatangkan mesin yang dibutuhkan. Kurang lebih 1 bulan, mesinpun datang dan
ia pun langsung belajar/mengoperasionalkannya. Ternyata tidak semudah teorinya. Banyak kendala dan permasalahan yang dihadapi.
Dari masalah produksi hingga masalah kemasan,
meskipun akhirnya ia menemukan aluminium foil sebagai solusinya.
Kendala lainnya adalah terkait perizinan. Punya produk dengan
kemasan bagus tapi tidak punya izin
jadinya tidak laku dijual. Asmadi pun mengurus perizinan usaha kripik buahnya
sendiri, karena ia ingin mengerti birokrasi dinas Sragen. Perizinan meliputi
TDP, TDI,SIUP, dan Dinkes. Setelah semua
selesai, produk pun siap dipasarkan dan
diterima oleh masyarakat.
Asmadi melanjutkan langkah berikutnya, mengadakan
perjalanan menjadi marketing. Keliling
menawarkan produk. Ia mulai dari kawasan
kabupaten di daerahnya sendiri lalu ke berkembang ke Solo Raya dan daerah lainnya. Juga membuka
jejaring dengan menghubungi teman-teman yang berasal dari Jawa dan
Kalimantan. Teman-teman yang dikenalnya ketika masih bekerja dibagian personalia saat di Malaysia.
Kemudian Asmadi kenal perkumpulan KAMI (Keluarga Migran
Indonesia) dan ia mengikuti pelatihan-pelatihan marketing, serta juga kenal dengan orang-orang baru. Ditempat ini menjadi ajang penjualan produk baginya. Selain
itu, ia juga menjalin hubungan dengan
dinas di Sragen, salah satunya adalah UMKM Sragen. Dari situlah, kemudian ia
mengikutsertakan hasil usaha kripik buahnya yang diberi nama “ Setia Usaha Mandiri”.
Setelah banyak orang yang kenal usaha ini, Asmadi menyediakan waktu mengadakan
pelatihan-pelatihan untuk membuat produk-produk
makanan. Dalam hal ini, ia pernah bekerjasama dengan PNPM, BP3TKI, PERPUSDA,
KAMI.
Selain usaha
kripik buah, kini Asmadi juga menjual peralatan-peralatan pendukung produksi
UKM lengkap dengan pelatihannya. Dari usaha kripik buah ini, ia menghasilkan
omset 5 juta tiap bulannya. Pernah juga mendapat omset 24 juta dalam 1 bulan, ketika kirim produk ke
Kalimantan (Pangkalabun). Penghasilan ini belum termasuk hasil penjualan mesin-mesin
pendukung usaha.
Asmadi sangat bersyukur, pernah menjadi TKI, karena
dari profesi itulah, ia bukan saja
mendapat uang, tetapi juga membawa banyak ilmu dan pengalaman. Selama bekerja
di Malaysia, ia belajar banyak hal, di antaranya bagaimana mengenal karakter,
bagaimana berbicara di depan umum,
memanage pekerjaan, juga ilmu bisnis. Apa yang ia dapatkan ingin dibagikan kepada orang lain yang membutuhkan.
Bahkan, ada orang yang dibimbingnya mendapatkan omset lebih besar darinya.
Disitulah ia merasakan kebahagiaan, karena hidupnya bermanfaat buat orang lain.
Pesannya kepada
teman-teman TKI dimana pun berada, untuk menggunakan waktu sebaik mungkin saat bekerja di luar negeri dan jangan
berfoya-foya. Tidak menuruti kesenangan sesaat agar ketika pulang ke Tanah Air, tidak hanya dengan
tangan kosong. Bekerja di luar negeri adalah kesempatan mengumpulkan modal. Kemudian, bertemanlah dengan
orang-orang yang berprestasi supaya mempunyai jejaring yang
bisa memberikan wawasan kehidupan lebih baik. Juga persiapkan rencana
apa yang akan dilakukan setelah pulang ke Indonesia, tentunya dengan
memanfaatkan waktu luang untuk belajar walaupun hanya lewat internet. Agar
setelah pulang ke Tanah Air, tidak kembali lagi merantau.
Dimuat Majalah Iqro, edisi 106- Juni 2016




Kami Hadir Untuk Menjalin Tali Silatuh Rahmi,Guna Untuk Membantu Para Masyarakat Di Muka Bumi Ini ,Dengan Segala Permasalahan Yang Ada,Karena Di Dalam Masyarakat Yang Kita Tahu Saat Sekarang Ini,Masih Banyak Masyarakat Yang Hidup Dibawah Garis Kemiskinan,Untuk Itu,Izinkan Saya Mbah Karwo Untuk Memberikan Solusi Terbaik Untuk Anda Yang Sangat Membutuhkan.Ada Berbagai Cara Untuk Membantu Mengatasi Masalah Perekonomian,Dengan Jalan ;
BalasHapus1,Melalui Angka Togel Jitu ; Supranatural
2,Pesugihan Serba Bisa
3,Pesugihan Uang Balik/Bank ghaib
4,Ilmu Pengasihan
5,DLL
HANYA DENGAN BERMODALKAN KEPERCAYAAN DAN KEYAKINAN,INSYA ALLAH ITU SEMUANYA AKAN BERHASIL SESUAI DENGAN KEINGINAN ANDA...
Dunia yang akan mewujudkan impian anda dalam sekejab dan menuntaskan masalah keuangan anda dalam waktu yang singkat. Mungkin tidak pernah terpikir dalam hidup kita untuk menyentuh hal hal seperti ini. Ketika terpikirkan kekuasaan, uang dalam genggaman, semua bisa dikendalikan sesuai keinginan kita.Semua bisa diselesaikan secara logika.Tapi akankah logika selalu bisa menyelesaikan masalah kita.
Pesugihan Mbah Karwo
Mbah memiliki ilmu supranatural yang bisa menghasilkan angka angka putaran togel yang sangat mengagumkan, ini sudah di buktikan member bahkan yang sudah merasakan kemenangan(berhasil), baik di indonesia maupun di luar negeri.. ritual khusus di laksanakan di tempat tertentu,
hasil ritual bisa menghasilkan angka 2D,3D,4D,5D.6D. sesuai permintaan pasien.Mbah bisa menembus semua jenis putaran togel. baik itu SGP/HK/Malaysia/Sydnei, maupun putaran lainnya.
Mbah Akan Membantu Anda Dengan Angka Ghoib Yang Sangat Mengagumkan
"Kunci keberhasilan anda adalah harus optimis karena dengan optimis..
angka hasil ritual pasti berhasil !!
BERGABUNGLAH DAN RAIH KEMENANGAN ANDA..!
Tapi Ingat Kami Hanya Memberikan Angka Ritual Kami Hanya Kepada Anda Yang Benar-benar dengan sangat Membutuhkan Angka Ritual Kami .. Kunci Kami Anda Harus OPTIMIS Angka Bakal Tembus…Hanya dengan Sebuah Optimis Anda bisa Menang…!!!
Apakah anda Termasuk dalam Kategori Ini
1. Di Lilit Hutang
2. Selalu kalah Dalam Bermain Togel
3. Barang berharga Anda Sudah Habis Buat Judi Togel
4. Anda Sudah ke mana-mana tapi tidak menghasilkan Solusi yang tepat
Jangan Anda Putus Asa…Selama Mentari Masih Bersinar Masih Ada Harapan Untuk Hari Esok.Kami akan membantu anda semua dengan Angka Ritual Kami..Anda Cukup Mengganti Biaya Ritual Angka Nya Saja…
Apabila Anda Ingin Mendapatkan Nomor Jitu 2D 3D 4D 6D
Dari Mbah Karwo Selama Lima Kali Putaran,Silahkan
Bergabung dengan Uang Pendaftaran
Paket 2D Sebesar Rp. 300.000
Paket 3D Sebesar Rp. 500.000
Paket 4D Sebesar Rp. 700.000
Paket 6D Sebesar Rp. 1.500.000
dikirim Ke Rekening BRI.Atas Nama:No Rekening
PENDAFTARAN MEMBER
FORMAT PENDAFTARAN
KETIK: Nama Anda#Kota Anda#Kabupaten#Togel SGP/HKG#DLL
LALU kirim ke no HP : ( 0852-3162-7267 )
SILAHKAN HUBUNGI
EYANG GURU:0852-3162-7267