“Bekalnya
nekad. Bagaimana tidak, lawong apa-apa nggak bisa. Masak nggak bisa, kerjaan
rumah juga nggak pernah ngerjain kecuali cuci baju….”
Sekelumit kisah dari seorang BMI
Hong Kong, dialah Bustomi. Anak ketiga dari lima bersaudara. Bapaknya bernama Soebirin
dan ibu Hartini. 2003 ia menginjakkan kaki di negeri Andy Lau hingga sekarang. Lahir pada tanggal 20 Juli 1978 di kecamatan
Kudu kabupaten Jombang, Jawa Timur.
Bustomi adalah sosok BMI yang cukup menginspirasi banyak orang, karena
berani menyuarakan pemikirannya kepada publik, baik secara langsung bertatap
muka maupun di dunia maya. Ia memiliki pemikiran yang cukup tajam dalam
melihat suatu kejadian. Dia pun mampu mengkoordinir kawan-kawan BMI lainnya
dalam membentuk sebuah kegiatan positif di Hong Kong. Dengan gaya khas yang tak
lepas dari seulas senyum, Bustomi mampu menjadi moderator dalam berbagai
kegiatan. Melihat sepak terjangnya selama ini, Bustomi bisa dikatakan sebagai
BMI yang memiliki visi.
Visi adalah sesuatu yang hanya bisa dilihat dengan pikiran. Tidak semua orang memiliki visi dalam hidupnya karena visi hanya bisa didapat dengan banyak upaya. Dan Bustomi telah banyak melakukan pembelajaran dalam perjalanan hidupnya. Jatuh bangun sudah ia alami dan ia terus berbenah menjadi pribadi lebih baik dari waktu ke waktu. Ketika ia melakukan kesalahan, tak segan dan malu mengakui dan meminta maaf. Satu sikap terpuji yang perlu dicontoh. Menyimak catatan hidupnya, siapa pun bisa mengambil kesimpulan tentang hal yang tersebut di atas.
Visi adalah sesuatu yang hanya bisa dilihat dengan pikiran. Tidak semua orang memiliki visi dalam hidupnya karena visi hanya bisa didapat dengan banyak upaya. Dan Bustomi telah banyak melakukan pembelajaran dalam perjalanan hidupnya. Jatuh bangun sudah ia alami dan ia terus berbenah menjadi pribadi lebih baik dari waktu ke waktu. Ketika ia melakukan kesalahan, tak segan dan malu mengakui dan meminta maaf. Satu sikap terpuji yang perlu dicontoh. Menyimak catatan hidupnya, siapa pun bisa mengambil kesimpulan tentang hal yang tersebut di atas.
Dari alasan sederhana, ingin memiliki sepeda
motor, karena saat itu sedang terjadi krisis moneter di Indonesia, Bustomi memutuskan menjadi BMI.
Lepas sekolah tinggi D3 jurusan informatika. Namun predikat itu tak mampu membantunya menemukan pekerjaan dengan gaji tinggi. Tak ada cara lain, kecuali nekad menjadi BMI, walau kabar yang beredar, menjadi BMI rentan penyiksaan.
Lepas sekolah tinggi D3 jurusan informatika. Namun predikat itu tak mampu membantunya menemukan pekerjaan dengan gaji tinggi. Tak ada cara lain, kecuali nekad menjadi BMI, walau kabar yang beredar, menjadi BMI rentan penyiksaan.
Dengan berbekal kenekatan, Bustomi
bekerja ke luar negeri karena apa-apa tidak bisa. Yang ia bisa hanya cuci baju. Namun
ia punya keyakinan bahwa pasti bisa.
Dalam pemikirannya, pekerjaan rumah tangga pasti bisa ia lakukan, karena
pekerjaan itu tidak perlu skill khusus. Kita cukup belajar dan
melakukan.” Iya tho? Masak sih, ngepel, nyapu, masak nggak bisa?”, ungkap Bustomi
sambil tertawa.
Untuk menjaga bayi dan orang tua,
Bustomi akan diajari di PJTKI, kata orang yang memperkenalkannya untuk bekerja
menjadi BMI ( baca: sponsor). Sebelum ke Hong Kong, ia bekerja di Singapura. Di
sana, ia banyak mendapat hal-hal baru. Bukan saja bekerja mencari uang, ia juga
bisa belajar bahasa Inggris, karena memang mayoritas BMI yang bekerja di sana
memakai bahasa Inggris sebagai alat komunikasi. Meskipun tidak bagus-bagus
amat, ia selangkah lebih maju bila dibanding sebelum merantau menjadi BMI.
Bustomi bisa masak, maka, sang bos mengatakan ia jago masak, padahal
dulu tidak bisa. Bisa nyapu, ngepel, nyuci baju pakai mesin cuci, bisa memotong
rumput, ngecat tembok pun bisa. Ia lakukan itu semua dari nol. “Betul tho?
Pekerjaan itu bisa kita kerjakan, bila kita punya keyakinan”, imbuh Bustomi.
Dua tahun lebih di Singapura, tak menyurutkan
minatnya untuk mencoba peruntungan di Hong Kong, tergiur gaji dan libur.
Dengan sedikit sombong. Kok bisa dibilang sombong? Ya, iyalah, karena bisa bahasa
Inggris, bisa masak, bisa ini dan itu. Sampai di Hong Kong jadi sok pintar, sok
tahu, apa-apa jawabnya okay, I know, padahal salah. Ia samakan karakter bos di
Singapura dan di Hong Kong, padahal beda. Keminter,
karena ia merasa bisa, itulah gambarannya saat itu. Ia baru sadar ketika
diinterminite karena kekeminterannya itu.
Ia menyadari kesalahannya karena kekeminteran dan kesombongan
hanya karena sudah merasa bisa melakukan
pekerjaan di Singapura dengan nilai bagus. Ini sebuah pelajaran bagi teman-teman
saat diinterminate,
jarang sekali dari mereka yang menyadari kesalahannya, meski tidak semua
begitu, karena ada juga bos yang seenaknya bersikap terhadap pembantunya, yang
menyebabkan seorang BMI mengundurkan diri dari pekerjaanya sebelum finis dan
ada juga yang diiterminate.
Meskipun diinterminate, ia tidak
kapok, untuk mencoba lagi. Dengan memulai dari nol , ia mulai berpikir tentang
memperhatikan karakter bos baru, kesukaan dan kebiasaannya dengan lebih
hati-hati. Inilah sedikit gambaran tentang perbedaan kultur di setiap negara
yang kadang terlupakan dari pemikiran BMI. Sehingga akhirnya mereka menuai
badai masalah. Sama halnya dengan kultur budaya negara asal BMI dengan negara tujuan
kerja.
Ia menyimpulkan, perbedaan orang Hong Kong
adalah, suka bicara di depan, cepat marah tetapi cepat reda. Sedang kebiasaan orang Indonesia lebih suka
memendam amarah dalam hati. Dimarahin
sedikit menangis, merasa nelongso. Dan dari itu semua, ada budaya orang Hong
Kong yang sulit ditiru, yaitu budaya sabar saat antre, karena ketika kita
sendiri antre, ternyata sambil berisik. Sulit memang, tetapi dengan melatih diri terus- menerus dan
menanamkan kesadaran, sesulit apapun budaya itu, kita akan bisa menerapkannya.Perbedaan
budaya di setiap negara, perlu diketahui oleh BMI apalagi masih berstatus calon
BMI. Kelihatannya sangat sepele, tetapi justru mengandung arti penting untuk
kesuksesan di rantau.
Peraturan kerja di Hong Kong,
mendapat libur 1 kali dalam seminggu dan ternyata waktu itu digunakan oleh
Bustomi untuk beraktivitas. Bicara tentang aktivitas, ia pun punya segudang
kegiatan. Ia tidak memungkiri, awal kerja di Hong Kong, keuangannya amburadul entah kemana. Tahu sendirilah, bagaimana Hong Kong, begitu
menggoda, tapi satu catatan ia tidak pernah terjerat bank. Saat libur yang ia suka adalah mampir ke toko buku dekat
warung Malang yang terletak di Causeway Bay. Hampir tiap minggu pasti ia ke sana
melihat adakah buku bagus, sampai pada suatu saat, ia kenal dengan Network
marketing (baca: MLM), mainan baru baginya.
Inilah awalnya Bustomi belajar leadership
serta publik speaking. Dan dari sana ia mulai berpikir, karena di MLM itu mau tidak mau pelakunya harus membaca buku-buku yang bagus, pembicara yang diundang untuk sharing
pengalaman dalam berbisnis juga bagus .
Pikirannya, wah, andai teman-teman yang ada di Victory Park, yang sedang
liburan dapat kesempatan berinteraksi dengan guru-guru dan penulis buku itu. ? Dan akhirnya, bersama teman-teman
sevisi sepakat bernaung dalam satu organisasi dan tentu saja niat utama adalah belajar.
Dari situlah, ia memulai sepak terjangnya dalam mengubah mindset BMI. Mindset
adalah hal penting dalam perjalanan hidup seseorang, apapun status pekerjaannya. Mindset merupakan ujung tombak
untuk sebuah kemajuan. Mindset yang salah akan mempersulit seseorang meraih
suksesnya. Untuk memiliki mindset yang benar, dibutuhkan kesadaran untuk
belajar lalu mengaplikasikan apa yang dipelajarinya.
Setiap orang punya alas an dalam
bertindak, termasuk Bustomi. Yang menjadi dasar aktivitasnya, tidak ada niat lain selain belajar bersama
serta mengenalkan ilmu baru yang dimiliki para pembicara. Waktu itu, 2009 masih asing istilah training/
seminar, karena kegiatan yang ada hanya pengajian. Disamping berpikir tentang
belajar kepada para guru besar, ia dan
teman-temannya juga mempunyai ide meminjamkan buku. Buku-buku yang
dimilikinya lumayan banyak, jadi dipinjamkan daripada hanya ditaruh
didalam koper saja. Diharapkan, dengan memijamkan buku tersebut, akan tumbuh gairah membaca di kalangan BMI Hong Kong. Istilahnya membudayakan membaca
dikalangan BMI. Tiap minggu pagi mendorong troli dengan ratusan judul buku lalu
nongkrong di markas yang terletak
dibawah jembatan, dari pagi hingga sore melayani teman-teman yang ingin
membaca.
2012 budaya baca lumayan tumbuh
pesat di kalangan BMI Hong Kong. Bustomi
melihat perkembangan ini dari daya beli buku yang meningkat. “Salah besar
rasanya, kalau kita datang ke Hong Kong, lalu tak memanfaatkan waktu untuk
belajar. Belajar apa saja untuk bekal kala kita kembali ke tanah air”, katanya.
Selain berkecipung di dunia pengembangan diri, ia juga terjun di dunia politik.
Ia gunakan hak sebagai warga Indonesia meskipun keberadaanya dirantau. Ia juga gentol
mengajak BMI lain untuk ikut donor darah. Selain itu juga beraktivitas dengan
belajar memainkan alat music biola, karena kegemarannya pada musik, serta
meluangkan waktu menjelajah tempat-tempat wisata yang bernuansa pegunungan saat
public holiday. Selain untuk olahraga, juga untuk melihat keindahan Sang
Pencipta dan bagaimana pemerintah Hong Kong merawat serta memberi pelayanan
pada pengunjungnya.
Bermacam-macam kisah dalam dunia per BMI an. Suka duka mewarnai kehidupan mereka Menjadi fenomena menarik untuk disimak. Bicara tentang fenomena tentang dunia buruh (baca : migran), Bustomi berpendapat bahwa BMI Hong Kong itu super perantau yang mau belajar. Sangat luar biasa. Berita-berita tanah air, mereka akses melalui koran, facebook, website dll, seiring berkekembangnya ilmu tehnologi yang semakin canggih.
Bermacam-macam kisah dalam dunia per BMI an. Suka duka mewarnai kehidupan mereka Menjadi fenomena menarik untuk disimak. Bicara tentang fenomena tentang dunia buruh (baca : migran), Bustomi berpendapat bahwa BMI Hong Kong itu super perantau yang mau belajar. Sangat luar biasa. Berita-berita tanah air, mereka akses melalui koran, facebook, website dll, seiring berkekembangnya ilmu tehnologi yang semakin canggih.
Pesannya, untuk sesama BMI di Hong
Kong, untuk belajar apa saja yang bisa dipelajari selagi di negeri rantau,
karena kalau kita hanya mencari uang saja, pasti rugi besar. Mencari ilmu tidak hanya di bangku sekolah, ditempat
kerja pun bisa. Tempat kerja justru merupakan tempat untuk belajar dalam
memaknai kehidupan. Satu lagi, hindari berhutang di bank. Mengingat
banyaknya kasus BMI yang terjerat masalah dengan bank, yang akhirnya kehilangan
pekerjaannya. Bahkan ada yang sampai mengakhiri hidup. Ingatlah, tujuan awal
merantau menjadi BMI dengan meninggalkan keluarga tercinta, rela dimarahin bos,
rela tidur hanya di sofa/lantai, kamar kecil, jatah makan sedikit bahkan ada
yang beli sendiri. Isilah waktu dengan hal-hal positif dan produktif, sehingga
pulang bukan hanya membawa uang tetapi juga segudang skill dan pengalaman.




Dunia Yang Akan Mewujudkan Impian Anda,Kami Akan Memberikan solusi mengatasi masalah ekonomi anda.
BalasHapusHanya Dengan Bermodalkan Kepercayaan Dan Keyakinan/TOGEL YANG TERBAIK. Kami Hadir Untuk Menjalin Tali Silatuh Rahmi,Guna Untuk Membantu Para Masyarakat Di Muka Bumi Ini ,Dengan Segala Permasalahan Yang Ada,Karena Di Dalam Masyarakat Yang Kita Tahu Saat Sekarang Ini,Masih Banyak Masyarakat Yang Hidup Dibawah Garis Kemiskinan,Untuk Itu,Izinkan Saya Mbah Karwo Untuk Memberikan Solusi Terbaik Untuk Anda Yang Sangat Membutuhkan.Ada Berbagai Cara Untuk Membantu Mengatasi Masalah Perekonomian,Dengan Jalan ; 1,Melalui Angka Togel Jitu ; Supranatural 2,Pesugihan Serba Bisa 3,Pesugihan Uang Balik/Bank ghaib 4,Ilmu Pengasihan 5,DLL HANYA DENGAN BERMODALKAN KEPERCAYAAN DAN KEYAKINAN,INSYA ALLAH ITU SEMUANYA AKAN BERHASIL SESUAI DENGAN KEINGINAN ANDA... Dunia yang akan mewujudkan impian anda dalam sekejab dan menuntaskan masalah keuangan anda dalam waktu yang singkat. Mungkin tidak pernah terpikir dalam hidup kita untuk menyentuh hal hal seperti ini. Ketika terpikirkan kekuasaan, uang dalam genggaman, semua bisa dikendalikan sesuai keinginan kita.Semua bisa diselesaikan secara logika.Tapi akankah logika selalu bisa menyelesaikan masalah kita. Pesugihan Mbah Karwo Mbah memiliki ilmu supranatural yang bisa menghasilkan angka angka putaran togel yang sangat mengagumkan, ini sudah di buktikan member bahkan yang sudah merasakan kemenangan(berhasil), baik di indonesia maupun di luar negeri.. ritual khusus di laksanakan di tempat tertentu, hasil ritual bisa menghasilkan angka 2D,3D,4D,5D.6D. sesuai permintaan pasien.Mbah bisa menembus semua jenis putaran togel. baik itu SGP/HK/Malaysia/Sydnei, maupun putaran lainnya. Mbah Akan Membantu Anda Dengan Angka Ghoib Yang Sangat Mengagumkan "Kunci keberhasilan anda adalah harus optimis karena dengan optimis.. angka hasil ritual pasti berhasil !! BERGABUNGLAH DAN RAIH KEMENANGAN ANDA..! Tapi Ingat Kami Hanya Memberikan Angka Ritual Kami Hanya Kepada Anda Yang Benar-benar dengan sangat Membutuhkan Angka Ritual Kami .. Kunci Kami Anda Harus OPTIMIS Angka Bakal Tembus…Hanya dengan Sebuah Optimis Anda bisa Menang…!!! Apakah anda Termasuk dalam Kategori Ini 1. Di Lilit Hutang 2. Selalu kalah Dalam Bermain Togel 3. Barang berharga Anda Sudah Habis Buat Judi Togel 4. Anda Sudah ke mana-mana tapi tidak menghasilkan Solusi yang tepat Jangan Anda Putus Asa…Selama Mentari Masih Bersinar Masih Ada Harapan Untuk Hari Esok.Kami akan membantu anda semua dengan Angka Ritual Kami..Anda Cukup Mengganti Biaya Ritual Angka Nya Saja… Apabila Anda Ingin Mendapatkan Nomor Jitu 2D 3D 4D 6D Dari Mbah Karwo Selama Lima Kali Putaran,Silahkan Bergabung dengan Uang Pendaftaran Paket 2D Sebesar Rp. 300.000 Paket 3D Sebesar Rp. 500.000 Paket 4D Sebesar Rp. 700.000 Paket 6D Sebesar Rp. 1.500.000 dikirim Ke Rekening BRI.Atas Nama:No Rekening PENDAFTARAN MEMBER FORMAT PENDAFTARAN KETIK: Nama Anda#Kota Anda#Kabupaten#Togel SGP/HKG#DLL LALU kirim ke no HP : ( 0852-3162-7267 ) SILAHKAN HUBUNGI EYANG GURU:0852-3162-7267