Pendahuluan
Seiring dengan kesadaran BMI akan pentingnya pendidikan untuk mencapai sebuah perubahan, maka bermuncullah berbagai bentuk pelatihan, kursus,sekolah,kuliah yang tentunya disesuaikan dengan kondisi BMI yang nota bene libur satu kali seminggu.
Berbagai materi,kiat-kiat, strategi untuk sebuah perubahan diberikan kepada peserta didik. Pelatihan itu sendiri bermacam bentuknya, dari yang gratis sampai diharuskan membeli tiket masuk untuk biaya pengadaan pelatihan. Apapun latar belakang diadakannya pelatihan itu, yang pasti kesadaran BMI akan pendidikan patut diacungi jempol.
Namun sayangnya, pelatihan itu belum memberikan hasil yang optimal karena masih banyak BMI yang masih takut, ragu untuk melangkah mengaplikasikan ilmu yang didapatnya. Mengubah paradigma/mindset itu sangat penting, namun fakta di lapangan telah membuktikan tidak cukup dengan itu saja. Masih banyak hal lain yang dibutuhkan oleh mereka, seperti: pendampingan dan bimbingan ketika mereka ingin menerjuni sebuah usaha.
Bicara di atas kertas memang mudah tapi penerapan di lapangan tidak semudah itu. Dibutuhkan kesungguhan dan ketelatenan. Apalagi kondisi alam di Indonesia tidak seperti di Hong Kong. Contoh kecil : jarak dan transportasi.
Alhasil, walau mereka telah dicekoki berbagai pemikiran baru, tetap saja belum berani melangkah. Kalaupun ada yang terjun ke lapangan, jumlahnya tak sebanding dengan jumlah BMI yang masih bertahan di Hong Kong.
~Tim OVM~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar