Selasa, 12 Maret 2013

Tuliskan Dan Komunikasikan

Satu bahasan materi yang sangat menarik, ketika saya mengikuti sebuah pertemuan. Menuliskan tujuan bekerja di Hong Kong lalu mengkomunikasikannya kepada orang-orang dekat, seperti orang tua, suami, anak atau saudara. Sayangnya, justru di sinilah letak kendalanya. Siapa yang tidak tahu BMI Hong Kong sih? Setiap Minggunya sibuk dengan segudang aktivitas. Bermacam-macam agenda diikuti sampai kadang untuk makan saja tidak punya waktu.

Acungan jempol buat BMI Hong Kong! Kalau masih ada masyarakat yang berpikir negatif tentang BMI Hong Kong, itu artinya, mereka hanya melihat dari satu sisi saja.
Melakukan berbagai aktivitas memang bukan untuk dilihat orang lain agar terlihat wah, tetapi lebih pada kebutuhan agar diri kita bisa memiliki kualitas yang terus meningkat. Baik dari ilmu pengetahuan, wawasan, pengalaman dan skill. Bisa menjadi bekal ketika pulang ke Tanah Air. Bukan untuk gagahan," Ini lho aku sudah ikut training ini, punya sertifikat ini, berkenalan dengan ini".
Tetapi lebih pada untuk direalisasikan pada kehidupan kita sendiri, keluarga dan masyarakat sekitar.

Sebuah impian yang mulia. Sebuah rencana yang baik. Segampang itukah? Tidak! Ternyata banyak tantangan yang harus dihadapi yang datangnya justru dari orang-orang terdekat kita. Yang terjadi akhirnya sedih dan kecewa bahkan putus asa. Memang tidak mudah menfkomunikasikan impian kepada orang yang cara berpikirnya berbeda dengan kita, namun solusi pasti ada.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar