Selasa, 22 Desember 2009

OPINI KU

"BMI"

"ADA SEBAB ADA AKIBAT ",itulah peribahasa yang cocok untuk menggambarkan kehidupan BMI HONGKONG.Mereka rela menempuh jarak bermil-mil kilometer jauhnya.Terpaksa atau tidak semua harus di lakoni demi sebuah "pengharapan".Apapun resiko dan tantangan harus siap di jalani,bahkan terkadang nyawa sebagai taruhannya.Mereka datng dari berbagai daerah dan dari bermacam latar belakang.Tumplek blek jadi satu di negara yang bernama Hongkong.Banyak cerita di balik kedatangan mereka ke Hongkong.Ada yang karena terhimpit ekonomi,ada yang karena ingin balas budi dan ada yang karena sakit hati.Satu titik inti mereka punya "alasan".Sebagai pendatang di sebuah negara yang tentunya memiliki adat istiadat dan budaya yang berbeda,sudah pasti membuat mereka jengah untuk sesaat.Memelurkan masa adaptasi yang membutuhkan waktu.Masa-masa sulit yang mau tidak mau harus di jalani.Itulah saat-saat tidak mengenakkanyang nyata-nyata harus di terima.Bagaiman mereka memahami karakter dan kebiasaan orang lain.Bagaimana tubuh menyesuaikan cuaca alam yang tentu berbeda dari negara asal.Dan seambrek peraturan yang mulai di terapkan.Terkadang membuat stres yang tak menutup kemungkinan berakibat fatal.Yach...!Sebuah kefatalan karena mereka miskin mental,yang belum di siapkan dengan matang apalagi di bumbui latar belakang yang menyakitkan yang memaksa mereka datang ke Hongkong.Bila jalan pintas yang di tempuh,maka musnahlah semua harapan.Yang tertinggal hanyalah kedukaan dan penyesalan.Tatkala masa-masa sulit terlewati,bisalah bernafas lega.Mulai merangkai rencana-rencana untuk menggapai cita.Ikut program ini dan itu sehingga langkah lebih terarah.Hal ini biasanya di landasi oleh pergaulan yang positif dan kekayaan mental.Pun ada yang tanpa melewati masa-masa sulit ,sehingga selalu lenggang kangkung bersuka ria tanpa duka,tanpa beban kerja yang berarti.Ach.....!Inilah yang di maui semua BMI,namun jatahnya sudah di bagi oleh yang di atas.Karena keenakan kadang membuat mereka lupa diri dan mulai terjebak dalam suatu delema,tanpa mereka sadari.Akhirnya mereka menuai bencana akibat perbuatannya sendiri.Terlalu mendapat kepercayaan dan kebebasan,sehingga over action.Bertindak sembrono menyalah gunakan kepercayaan yang telah di berikan.Hongkong adalah sebuah negara maju yang punya kebebasan,yang tentunya berbeda jauh dengan asal negara mereka.Kebebasan dalam segala hal kecuali waktu,karena kedatangan mereka untuk bekerja,yang tentu di batasi oleh aturan-aturan.Aturan yang menguntungkan bila di taati oleh majikan pun merugikan bila di langgar dengan segala keegoannya.Karena seakan-akan uang yang berkuasa atas hidup merreka.Tapi bagaimanapun juga,Hongkong tetap menjanjikan ,selalu menggoda setiap insan yang ingin berubah.Walaupun sebenarnya bukan menjadi satu-satunya solusi untuk sebuah perubahan.Tapi pada kenyataannya tiap tahun jumlah pendatang semakin bertambah.Bahkan pemerintah pun menggalakkan pengiriman rakyatnya ke negara Hongkong dengan alasan untuk mengurangi pengangguran.Sudahkah terkurangi penganggurannya?Tidak!Tapi bertambah,kenapa?Banyak jawaban di balik kata kenapa.Miskinnya mental membuat orang lebih suka menunggu daripada memulai.Karena tidak adanya bimbingan dan pengupayaan yang konkrit dan kontinyu mengembangkan potensi diri.Kurangnya kedisiplinan dan kejujuran dan masih banyak lagi hal-hal lain.Mereka di banggakan sebagai pahlawan devisa negara.Yach.....,tentu saja karena sudah bermilyard-milyard uang masuk kas negara.Namun sayang kehidupan mereka masih tetap dalam taraf yang memprihatinkan.Hanya beberapa gelintir saja dari mereka yang bisa mewujudkan impiannya.Sungguh sesuatu hal yang perlu di carikan jalan keluarnya.Namun semua ini kembali kepada pribadi masing-masing untuk mempunyai niat belajar dan menggali potensi diri dari berbagai sumber.Kita pastinya tahu banyak orang yang terlahir cacat namun bisa berprestasi .Mereka tidak mau kalah dengan kekurangan yang di milikinya.Justru mereka bangkit dan berkarya.Tidak ada alasan untuk jadi benalu.Mereka berjuang keras untuk bisamenjadi bukti.Setidaknya hal ini bisa menjadi renungan buat kita semua,bahwa hidup adalah sarana untuk berkarya.seperti pepatah bilang,ada kemauan pasti ada jalan.Karena memeng banyak kesempatan dan peluang ada di sekitar kita ,hanya saja kita tidak bisa melihatnya apalagi menangkapnya.Karena itu,kita perlu mengasah otak kita agar bisa di gunakan secara optimal. [m666]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar